HIZBULLAH MAKIN PERKASA, ISRAEL MENGGILA
Sabtu, 06 Juni 2026 - 15:14 WIB
Hizbullah makin perkasa, Israel menggila.
Foto/X/@TheSaviour
Ketika Israel dan Hizbullah menyetujui gencatan senjata pada November 2024, persepsi umum adalah bahwa Kelompok pro-Iran Lebanon itu sudah kehilangan kekuatannya.
Pada saat itu, intensifikasi perang Israel terhadap Lebanon telah melenyapkan sebagian besar pimpinan senior kelompok tersebut, termasuk Sekretaris Jenderal lama Hassan Nasrallah, dan militer Israel telah menginvasi wilayah selatan negara itu.
Di tingkat pemerintahan, Lebanon mulai membahas pelucutan senjata penuh kelompok tersebut, sementara perdebatan berkecamuk di dalam negeri mengenai masa depan Hezbollah sebagai kekuatan militer dan politik.
Namun, Hizbullah kini kembali ke medan perang, melawan Israel di Lebanon selatan, dan tampaknya tidak selemah yang diyakini banyak orang.
Ketika Israel dan Hizbullah menyetujui gencatan senjata pada November 2024, persepsi umum adalah bahwa Kelompok pro-Iran Lebanon itu sudah kehilangan kekuatannya.
Pada saat itu, intensifikasi perang Israel terhadap Lebanon telah melenyapkan sebagian besar pimpinan senior kelompok tersebut, termasuk Sekretaris Jenderal lama Hassan Nasrallah, dan militer Israel telah menginvasi wilayah selatan negara itu.
Di tingkat pemerintahan, Lebanon mulai membahas pelucutan senjata penuh kelompok tersebut, sementara perdebatan berkecamuk di dalam negeri mengenai masa depan Hezbollah sebagai kekuatan militer dan politik.
Namun, Hizbullah kini kembali ke medan perang, melawan Israel di Lebanon selatan, dan tampaknya tidak selemah yang diyakini banyak orang.