Iran Tanpa Khamenei, Akankah Tetap Membangkang?
Selasa, 03 Maret 2026 - 17:06 WIB
Iran tanpa Ayatollah Ali Khamenei, akankah tetap membangkang?
Foto/X/@khamenei_ir
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas dalam serangan militer gabungan. Khamenei mengambil alih kekuasaan setelah kematian Ayatollah Ruhollah Khomeini pada tahun 1989.
Membunuh Khamenei bukanlah, dengan sendirinya, 'perubahan rezim,' kata seorang analis kepada CNBC.
Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memicu proses suksesi formal yang dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas politik negara, prospek sanksi, dan perekonomian yang sudah tegang.
Khamenei tewas dalam serangan militer gabungan oleh Israel dan Amerika Serikat, demikian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran. Pada saat kematiannya, Khamenei, 86 tahun, berada di kantornya di dalam kediamannya, kata Kantor Berita Fars Iran di Telegram.
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas dalam serangan militer gabungan. Khamenei mengambil alih kekuasaan setelah kematian Ayatollah Ruhollah Khomeini pada tahun 1989.
Membunuh Khamenei bukanlah, dengan sendirinya, 'perubahan rezim,' kata seorang analis kepada CNBC.
Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memicu proses suksesi formal yang dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas politik negara, prospek sanksi, dan perekonomian yang sudah tegang.
Khamenei tewas dalam serangan militer gabungan oleh Israel dan Amerika Serikat, demikian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran. Pada saat kematiannya, Khamenei, 86 tahun, berada di kantornya di dalam kediamannya, kata Kantor Berita Fars Iran di Telegram.