Revolusi Gen Z Guncang Dunia
Selasa, 16 September 2025 - 15:09 WIB
Revolusi Gen Z guncang dunia.
Foto/X/@sanjeev__kapoor
Banyak yang meratapi Gen-Z di seluruh dunia. Namun, para pemuda ini memegang kekuasaan yang besar. Di Nepal, mereka telah memaksa Perdana Menteri KP Sharma Oli untuk mengundurkan diri.
Sebelumnya, di Bangladesh, mereka memaksa Sheikh Hasina untuk melarikan diri dan melepaskan kekuasaan setelah 15 tahun. Beginilah cara kaum muda berada di garda terdepan dalam protes-protes dahsyat yang menentang ketidakadilan dan menuntut perubahan.
“Para pemimpin berpikir bahwa mereka dapat melakukan apa saja ketika mereka memiliki mayoritas di Parlemen. Pemuda masa kini bukanlah budak mereka. Berhentilah bertindak seperti Raja Gyanendra [yang digulingkan dari kekuasaan pada tahun 2008] dan segera cabut pembatasan media sosial," ungkap Arun Sayami, mantan dekan Institut Kedokteran, di Nepal pada hari Senin ketika protes Gen-Z meletus di seluruh negeri, menyusul larangan pemerintah terhadap 26 platform media sosial utama, termasuk Facebook, X, YouTube, dan WhatsApp.
Quotes : "Para pemimpin berpikir bahwa mereka dapat melakukan apa saja ketika mereka memiliki mayoritas di Parlemen. Pemuda masa kini bukanlah budak merekal" (Arun Sayami, Akademisi Nepal)
Banyak yang meratapi Gen-Z di seluruh dunia. Namun, para pemuda ini memegang kekuasaan yang besar. Di Nepal, mereka telah memaksa Perdana Menteri KP Sharma Oli untuk mengundurkan diri.
Sebelumnya, di Bangladesh, mereka memaksa Sheikh Hasina untuk melarikan diri dan melepaskan kekuasaan setelah 15 tahun. Beginilah cara kaum muda berada di garda terdepan dalam protes-protes dahsyat yang menentang ketidakadilan dan menuntut perubahan.
“Para pemimpin berpikir bahwa mereka dapat melakukan apa saja ketika mereka memiliki mayoritas di Parlemen. Pemuda masa kini bukanlah budak mereka. Berhentilah bertindak seperti Raja Gyanendra [yang digulingkan dari kekuasaan pada tahun 2008] dan segera cabut pembatasan media sosial," ungkap Arun Sayami, mantan dekan Institut Kedokteran, di Nepal pada hari Senin ketika protes Gen-Z meletus di seluruh negeri, menyusul larangan pemerintah terhadap 26 platform media sosial utama, termasuk Facebook, X, YouTube, dan WhatsApp.
Quotes : "Para pemimpin berpikir bahwa mereka dapat melakukan apa saja ketika mereka memiliki mayoritas di Parlemen. Pemuda masa kini bukanlah budak merekal" (Arun Sayami, Akademisi Nepal)