Israel Raya, Mimpi Siang Bolong atau Gertak Sambal Saja?

Rabu, 03 September 2025 - 14:25 WIB
Israel Raya hanya menjadi mimpi siang bolong.
Foto/X/@Gab__AI

Pada tahun 1995, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menerbitkan sebuah buku berjudul "A Place Under the Sun", yang menguraikan visi ideologisnya yang komprehensif mengenai isu Palestina.

Buku tersebut dirilis dua tahun setelah Perjanjian Oslo ditandatangani antara Organisasi Pembebasan Palestina dan pemerintah Israel. Pada intinya, perspektif Netanyahu menyangkal keberadaan Palestina atau bangsa Palestina. Ia berulang kali menyebut "orang Arab yang tinggal di tanah Israel" atau "tanah orang Yahudi".

Menurut buku tersebut, seluruh wilayah antara Laut Mediterania dan Sungai Yordan dianggap sebagai wilayah eksklusif orang Yahudi. Di beberapa wilayah, ia bahkan memperluas klaim ini hingga mencakup tepi timur Sungai Yordan.

Melansir Shafaq News, [ada tahun 2025, dalam sebuah wawancara televisi di i24 News, Netanyahu muncul dengan sebuah "jimat" berbentuk peta Tanah Perjanjian. Pemimpin sayap kanan ini, yang telah memerintah Israel selama lebih dari dua dekade, tidak ragu untuk menyatakan bahwa ia "pasti" berkomitmen pada visi "Israel Raya". Ia menambahkan: "Saya sedang menjalankan misi historis dan spiritual... Ini adalah misi lintas generasi."
selanjutnya


Berita Terkini More