Do or Die Timnas Indonesia Menembus Piala Dunia 2026

Do or Die Timnas Indonesia Menembus Piala Dunia 2026

Andryanto Wisnuwidodo
Minggu, 22 Juni 2025, 10:15 WIB

Do or Die Timnas Indonesia untuk mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia 2026 melalui babak 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia atau berlanjut ke babak 5.

Timnas Indonesia Harus Juara Grup Babak 4 Atau Terlempar Babak 5

Timnas Indonesia Harus Juara Grup Babak 4 Atau Terlempar Babak 5

Timnas Indonesia
harus menjalani laga do or die untuk menjaga mimpi tampil di Piala Dunia 2026 dengan bertarung di babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Timnas Indonesia harus menentukan nasib sendiri di babak 4 setelah hanya menempati posisi keempat klasemen akhir Grup C Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Timnas Indonesia mengoleksi 12 poin di klasemen akhir Grup C di bawah Jepang dan Australia yang mewakili Grup C lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Posisi ketiga ditempati Arab Saudi yang harus terlempar ke babak 4.

Baca Juga: 10 Pemain Termahal dalam Sejarah Liverpool: Ada yang Gagal Total Tanpa Gelar!

Dengan bertarung di babak 4, Pasukan Garuda harus bekerja lebih keras untuk menjadi juara grup jika ingin langsung tampil di Piala Dunia 2026. Artinya, Timnas Indonesia tidak perlu menentukan nasibnya di playoff antarkonfederasi di babak 5.Jika menjadi runner-up grup di babak 4, Timnas Indonesia harus menentukan nasib bertarung di babak 5 yang mempertemukan juara Konfederasi.

Kami akan buat bangga bangsa dan negara kita karena tujuan kami adalah ke Piala Dunia
Sumardji


Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, mengatakan bahwa perjuangan para pemain belum selesai. Meski mengakhiri babak ketiga dengan kekalahan telak 0-6 dari Jepang, ia tetap optimistis terhadap peluang skuad Garuda. "Kami akan buat bangga bangsa dan negara kita karena tujuan kami adalah ke Piala Dunia," kata Sumardji.

Timnas Indonesia harus bertarung melawan 5 negara Timur Tengah di babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, dan Oman. Siapa tuan rumah babak 4 masih akan ditentukan dalam drawing yang akan digelar 17 Juli.
Tuan rumah Babak 4 zona Asia akan digelar di Arab Saudi dan Qatar berdasarkan Ranking FIFA tertinggi. Sedangkan Pembagian POT negara peserta babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 didasarkan pada Ranking FIFA terbaru. Jadwal pertandingan akan digelar 8, 11, 14 Oktober 2025.

- Pertandingan 1: 8 Oktober 2025
- Pertandingan 2: 11 Oktober 2025
- Pertandingan 3: 14 Oktober 2025

Timnas Indonesia yang berperingkat 118 dunia menjadi yang terendah di antara 5 negara lainnya. Pasukan Garuda masuk POT 3 bersama Oman yang berperingkat 77 dunia. POT 1 akan ditempati Arab Saudi (58 dunia) dan Qatar (55 dunia). POT 2 akan dihuni Irak yang berperingkat 59 dan Uni Emirat Arab (65 dunia).

Format Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, setiap grup berisi 3 tim yang masing-masing akan bertanding 2 kali. Juara grup akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari babak 4. Runner-up grup akan bertarung untuk memperebutkan tiket ke babak 5 antarkonfedrasi.

Skenario kemungkinan Timnas Indonesia masuk grup dari drawing nanti ada 4:
Skenario 1 (Qatar, Irak, Indonesia)
Skenario 2 (Qatar, UEA, Indonesia)
Skenario 3 (Arab Saudi, Irak, Indonesia)
Skenario 4 (Arab Saudi, UEA, Indonesia)

Beratnya perjalanan ke Piala Dunia 2026 benar-benar memaksa Timnas Indonesia bekerja lebih keras untuk mempersiapkan diri. Pasalnya, Timnas Indonesia harus menjadi juara grup agar bisa lolos dari Babak 4 ke Piala Dunia 2026. Jika menjadi runner-up grup di babak 4, Timnas Indonesia harus menentukan nasib bertarung di babak 5 yang mempertemukan juara Konfederasi.

Bedah Kekuatan 5 Negara Timteng Rival Timnas Indonesia di Babak 4

Bedah Kekuatan 5 Negara Timteng Rival Timnas Indonesia di Babak 4

Bedah Kekuatan 5 Negara Timur Tengah (Timteng) yang menjadi rival Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia . Timnas Indonesia akan dikepung 5 negara Timur Tengah menjadi ujian berat Pasukan Garuda. Berikut kekuatan 5 Negara Timur Tengah:

Qatar
Berstatus juara Asia. Qatar awalnya diprediksi lolos langsung dari babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tapi harus terlempar ke babak 4. Tidak disangka, Qatar menelan 5 kekalahan selama di babak 3. Kehadiran pelatih anyar asal Spanyol Julen Lopetegui diharapkan bisa mendongkrak performa Qatar.

Baca Juga: Timnas Indonesia Go To Piala Dunia 2026, Lolos Langsung Atau babak 4

Ranking FIFA: 55 Dunia
Nilai Pasar: 24 Juta Euro
Pemain Termahal: Akram Afif
Hasil Babak 3:Menang 4 Kali, Seri 1 Kali, Kalah 5 Kali
Mencetak 17 gol, 24 kebobolan
Pemain Kunci:
Almoez Ali mencetak 5 gol di babak 3
Akram Afif mencetak 7 assist di babak 3

Arab Saudi
Hasil buruk selama dilatih pelatih asal Italia, Roberto Mancini, membuat Arab Saudi gagal lolos langsung dari babak 3. kembalinya Herve Renard melatih Arab Saudi mampu menyelamatkan hingga lolos babak 4.

Ranking FIFA: 58 Dunia
Nilai Pasar: 27 juta euro
Pemain Termahal: Firas Al-Buraikan 4,5 juta euro
Hasil Babak 3: Menang 3 Kali, Seri 4 Kali, Kalah 3 Kali
Pemain Kunci:
Saud Abdulhamid
Salem Al-Dawsari

Irak
Ranking FIFA: 59Dunia
Nilai Pasar: 14,9 juta euro
Pemain Termahal: Ali Al-Hamadi 2,5 juta euro
Manajer: Graham Arnold
Hasil Babak 3: Menang 4 Kali, Seri 3 Kali, Kalah 3 Kali,
Mencetak 9 gol Kebobolan 9 Gol
Pemain Kunci:
Ali Jasim tidak pernah absen di ronde 3.
Aymen Hussein mencetak 31 gol dari 83 caps

Uni Emirat Arab
Diperkuat pemain naturalisasi yang menunjukkan kualitas terbaiknya hingga kualifikasi babak 3. UEA subur mencetak gol.
Ranking FIFA: 65 Dunia
Nilai Pasar: 48,7 juta euro
Pemain Termahal: Fabio Lima 6,5 juta euro
Manajer: Cosmin Olaroiu
Hasil Ronde 3: Menang 4 Kali, Seri 3 Kali, Kalah 3 Kali
Mencetak 15 gol, 8 kebobolan
Pemain Kunci: Harib Suhail, 22 tahun, main 10 laga ronde 3
fabio lima dinaturalisasi 2020 mencetak 5 gol dan 2 asist di ronde 3

Oman
Nyaris gagal ke Piala Dunia tapi tertolong kemenangan kontroversial atas Palestina. Oman menajdi tim terlemah di babak 4.
Ranking FIFA: 77 Dunia
Nilai Pasar: 9,2 juta euro
Pemain Termahal: Muhsen Al Ghassani 1 juta euro
Manajer: Rasheed Jaber Abdullah
Hasil Ronde 3: Menang 3 Kali, 2 Seri Kali, Kalah 5 Kali
Mencetak 9 gol 14 kebobolan
Pemain Kunci: Muhsen al ghassani, Ahmed Al Khamisi

Peluang terakhir Timnas Indonesia di Babak 4 dan Babak 5

Peluang terakhir Timnas Indonesia di Babak 4 dan Babak 5

Timnas Indonesia masih ada kesempatan lolos ke Piala Dunia 2026 jika gagal lolos langsung di babak 4 dengan bertanding di babak 5. Syaratnya, Timnas Indonesia harus menjadi runner-up terbaik di babak 4 untuk menjadi wakil Asia di playoff antar konfederasi di babak 5.

Di babak 5 yang menajdi playoff terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026, akan bertarung perwakilan 6 tim terbaik konfederasi: Asia, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Afrika, dan Oseania.

Jika hanya menjadi runner-up babak 4 Zona Asia, Timnas Indonesia akan bertanding di babak 5 yang menajdi playoff antar konfederasi. Di babak 5, Indonesia akan bertanding di laga home and away melawan tim peringkat 2 grup lainnya.

Timnas Indonesia wajib menang secara agregat dalam 2 leg agar bisa lanjut di playoff. Hanya 2 tim yang akan lolos dari babak 5 ke Piala Dunia 2026.
Indonesia (Home) vs Peringkat 2 Grup A/B (Away)
Peringkat 2 grup A/B (Home) vs Indonesia (Away)

Peluang terakhir Timnas Indonesia di Babak 4 dan Babak 5

Skema Playoff
Ranking FIFA Tertinggi vs Ranking FIFA terendah vs Ranking FIFA Terendah akan lolos ke Piala DUnia 2026.

Dari 46 negara AFC, 6 tim dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026, dan sisanya masih bertarung untuk memperebutkan tiket dari babak 4 dan babak 5. Enam negara AFC yang masih memperebutkan tiket sisa Piala Dunia 2026: Qatar, Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab, Oman, dan Indonesia.

1. Jepang
2. iran
3. Korea Selatan
4. Uzbekistan
5. Jordania
6. Australia
7. Juara grup A Babak 4
8. Juara grup B Babak 4
9. Babak 5 -- Playoff antar Konfederasi

Qatar-Arab Saudi Host Babak 4, PSSI Tuntut Fair Play

Qatar-Arab Saudi Host Babak 4, PSSI Tuntut Fair Play

Ketua Umum PSSI , Erick Thohir, menghormati keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai host (tuan rumah) babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia . Namun, Erick menegaskan pentingnya menjaga prinsip keadilan dan sportivitas dalam setiap pertandingan yang akan digelar pada fase krusial ini.

Babak keempat kualifikasi akan berlangsung pada 8 hingga 14 Oktober 2025. Meski penunjukan Qatar dan Arab Saudi memunculkan pro dan kontra di kalangan publik sepak bola Asia, PSSI tetap menyambut baik keputusan tersebut, mengingat kedua negara tersebut memiliki fasilitas dan infrastruktur sepak bola bertaraf internasional.

“Kami menghormati dan menyambut baik keputusan AFC yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Memang kedua negara memiliki infrastruktur sepak bola kelas dunia, dan ini tentu akan menghadirkan atmosfer kompetisi yang luar biasa,” kata Erick dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (13/6/2025).

Namun demikian, Erick menyampaikan satu permintaan penting kepada AFC dan panitia lokal: memastikan seluruh pertandingan berjalan secara adil dan sportif, mengingat besarnya taruhannya bagi negara-negara peserta.
“Atas dasar itu, saya minta AFC dan kedua tuan rumah mampu menjaga semua laga di babak empat itu berjalan fair dan sportif,” imbuh Erick.

Indonesia akan menghadapi tantangan besar di fase ini. Bersama Qatar, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Uni Emirat Arab, Tim Garuda akan memperebutkan dua tiket langsung ke Piala Dunia 2026, serta satu peluang tambahan melalui babak playoff antar-runner-up grup. Seluruh tim akan dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi tiga tim, dan akan bertanding dengan sistem round robin.

Erick mengakui bahwa babak keempat ini adalah momen historis bagi sepak bola Indonesia. Ia memastikan bahwa PSSI akan bekerja keras mempersiapkan tim sebaik mungkin demi menjaga asa tampil di panggung dunia. “Ini adalah fase yang sangat penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Kami akan berusaha mempersiapkan tim sebaik mungkin, dengan dukungan penuh dari semua pihak. Kami juga percaya bahwa pertandingan akan berlangsung secara fair, profesional, dan menjunjung tinggi semangat sportivitas,” ujar Erick.

“Tidak peduli di mana kita bermain, semangat juang Garuda akan selalu dibawa ke lapangan. Kami ingin mengukir sejarah, dan itu dimulai dari kerja keras sejak hari ini,” tegasnya.
Author
Andryanto Wisnuwidodo